10 Cara Mengurangi Rasa Sakit Saat Haid

cara mengurangi sakit saat haidMenstruasi atau haid merupakan periode bulanan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan setiap wanita. Menstruasi dimulai saat pubertas, pada usia 13-14 pada wanita dan berlanjut sampai menopause yang terjadi pada usia 45-50. Usia tidak dapat dijadikan patokan secara khusus, karena itu akan sangat bervariasi dari satu perempuan ke perempuan yang lain.

Bagi sebagian wanita, menstruasi merupakan trauma tersendiri karenasering disertai dengan sakit parah atau bahkan kram di perut. Mungkin pada beberapa wanita rasa sakit saat haid masih dalam batas toleransi dan merupakan gejala yang wajar, namun untuk beberapa wanita, gejala ini (nyeri saat haid) terasa sangat menyakitkan dan merepotkan.

Rasa sakit ini biasanya akan terus dialami terutama selama masa remaja. Tetapi biasanya menghilang atau berkurangi setelah kelahiran anak. Istilah medis untuk nyeri haid adalah ‘dismenore’. Hal ini biasanya terjadi di perut bagian bawah dan daerah panggul perempuan. Nyeri haid sering diistilahkan dengan sindrom pramenstruasi.

Sindrom pramenstruasi ini bagi beberapa wanita dapat berlanjut ke nyeri haid. Sementara bagi sebagian wanita lain, rasa sakit akan berlangsung selama beberapa waktu dan mungkin dapat berubah menjadi lebih parah sehingga dapat mengganggu aktifitas Anda. Nyeri haid dapat digolongkan menjadi dua yaitu jenis-primer dan sekunder.

Rasa sakit menstruasi primer tidak memiliki rasa sakit komplikasi. Hal ini biasanya terjadi pada remaja putri, yang dimulai setelah enam bulan atau 1 tahun setelah menstruasi pertama berlangsung.  Sedangkan nyeri haid sekunder adalah nyeri haid yang berhubungan dengan karena ada beberapa masalah dengan sistem reproduksi wanita. Bisa jadi ini merupakan tanda/ gejala penyakit tertentu yang ada hubungannya dengan organ kewanitaan Anda misalnya gejala kista atau penyakit lainnya.

Penyebab Nyeri Haid

Setiap bulan lapisan dalam rahim atau endometrium mempersiapkan diri untuk menyambut kehamilan. Namun jika sperma tidak membuahi sel telur, kehamilan tidak akan terjadi dan bantal dari lapisan rahim tidak diperlukan. Sehingga menjadi bengkak dan terdiam dan dikeluarkan melalui vagina dalam bentuk periode bulanan. Ketika lapisan rahim gudang off, senyawa molekul yang disebut prostaglandin dilepaskan. Kontrak otot rahim dalam menanggapi prostaglandin dan menyempitkan suplai darah ke dinding rahim. Kontraksi ini menyebabkan nyeri haid. Pada wanita dengan tingkat tinggi prostaglandin, rasa sakit yang cukup parah dan pada mereka dengan rendahnya tingkat prostaglandin, rasa sakit ringan. Uterus retroversi, kurang olahraga dan stres emosional adalah faktor lain yang berkontribusi terhadap nyeri haid.

Gejala Yang Berhubungan Dengan Nyeri Haid

1. Kram atau sakit berdenyut  di perut bagian bawah dan panggul.
2. Mual
3. Muntah
4. Pusing
5. Sakit kepala
6. Sembelit
7. Diare
8. Mendesak untuk sering buang air kecil.

Pengobatan Alternatif Untuk Nyeri Haid

1. Menempatkan botol air panas atau tas di bagian bawah perut bisa mengurangi rasa sakit.

2. Untuk mendapatkan bantuan sementara,bisa juga dengan handuk panas yang ditempelkan di perut bagian bawah.

3. Minum teh peppermint atau wintergreen dapat meringankan kondisi yang menyakitkan. Mengunyah permen mint juga dapat membantu.

4. Minum cairan panas dapat mengendurkan otot-otot dan mengurangi kram menstruasi.

5. Minum jus peterseli merupakan obat rumah yang efektif untuk mengurangi nyeri haid.

6. Orang mungkin merebus sepotong jahe dalam secangkir air, dan  sering minum untuk mendapatkan bantuan nyeri haid.

7. Atau Anda dapat menambahkan biji ketumbar 15-20 dalam segelas air mendidih, anda bisa tambahkan madu. Obat ini benar-benar efektif dalam mengobati nyeri haid

8. Teh kemangi sangat baik untuk mengobati nyeri haid, karena kemangi memiliki fungsi membunuh asam caffeic.

9. Percikan makanan dengan bubuk kayu manis dapat membantu, untuk kayu manis memiliki sifat anti-inflamasi dan antispasmodic.

10. Kalsium dapat mengurangi nyeri haid. Mengambil suplemen magnesium dapat membantu tubuh menyerap lebih banyak kalsium, sehingga mengurangi rasa sakit.

Nah, jika Anda malas mempersiapkan salah satu hal diatas, sekarang telah hadir LADYFEM herbal khusus masalah kewanitaan yang direkomendasikan oleh Boyke Dian Nugraha cocok untuk obat nyeri haid. Silakan baca ini terlebih dahulu LADYFEM; Obat Nyeri Haid Alami

LADYFEM HERBAL KHUSUS ATASI MASALAH KEWANITAAN REKOMENDASI BOYKE

Ladyfem Herbal Pereda Sakit Haid

Khasiat utama LadyFem adalah mengembalikan sistem kerja organ intim wanita, merapatkan & membersihkan dinding-dinding rahim dengan cara aman & membuat aromanya harum & segar! Efektif untuk meredakan nyeri haid

LEGALITAS :
Produk terdaftar resmi di Badan Pengawas Obat & Makanan (BPOM).
No Register : POM TR 093.301.381

Aturan minum kapsul LADYFEM

  • Minggu Pertama : sehari 2x pagi & malam (tiap minum 2 kapsul)
  • Minggu selanjutnya : sehari 1x pagi/malam (tiap minum 2 kapsul)

Peringatan :
Tidak disarankan untuk ibu hamil & menyusui.

Harga PROMO : Rp.250.000,-/BOX

- 1 box = berisi 30 kapsul

Cara order ladyfem obat nyeri haidCara ORDER CEPAT via SMS :

1. Sebutkan nama lengkap
2. Sebutkan alamat pengiriman lengkap
3. Sebutkan berapa box LADYFEM
4. Sebutkan Bank yang akan anda gunakan untuk transfer

Kirim ke no hp : 085294809061

Contoh SMS :
Dewi Shanti, pesan 2 box LADYFEM, Jl Cirebon Raya No.10 RT 01 RW02 Kelurahan Wetan Kecamatan Kulon, Yogya 18750 – jawa tengah, via BCA

Kirim ke no : 085294809061

2 comments on “10 Cara Mengurangi Rasa Sakit Saat Haid

    • Bisa diminum kapan saja mba..
      Aturan minum kapsul LADYFEM sbb:

      Minggu Pertama : sehari 2x pagi & malam (tiap minum 2 kapsul)
      Minggu selanjutnya : sehari 1x pagi/malam (tiap minum 2 kapsul)
      Peringatan :
      Tidak disarankan untuk ibu hamil & menyusui.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>